Sabtu, 07 Agustus 2010

Surat Untuk NOKIA CARE











Kepada : headcare.bec.bdg@sitcomindo.com
Judul : Sekedar Saran ^^


Yth. Bapak/Ibu,
Hari ini saya baru saja membuang-buang waktu dan tenaga saya untuk datang ke nokia care, dan pulang dengan tangan hampa. Dibilang sial, mungkin bisa dikatakan begitu, saya datang pukul 19.45 dan langsung mengambil nomer antrian (pengambilan barang). Karena sepi nomer itu pun segera dipanggil. Setelah dipersilakan duduk, saya pun langsung diminta bukti pengambilan (yang tidak saya bawa, karena bukti itu tidak tau dimana). Karena bukti pengambilan tidak ada, maka untuk mengambil handphone yang telah selesai diperbaiki itu, saya diwajibkan untuk membawa selembar FOTOKOPI KTP, dan selembar MATERAI 6000 rupiah.
Saya pun mohon diri untuk mencari barang (ktp+materai) yang diminta oleh CSO tadi. Disekitar BEC tempat fotokopi yang terdekat adalah diujung jalan purnawarman kearah bawah, namun karena hari telah gelap tempat tersebut sudah keburu tutup. Saya pun memutar langkah untuk pergi ke daerah UIB (biasanya dekat kampus banyak tukang fotokopi yang buka walaupun sudah malam). Sesampainya di tamansari saya pun mendatangi tempat fotokopian pertama yang saya jumpai, setelah selesai mem-fotokopi ktp saya langsung menanyakan materai 6000, tetapi tempat tersebut sudah kehabisan stok. Selesai membayar fotokopian saya pun bergegas pergi ke tempat sebelah nya dan sebelah nya dan sebelah nya, tapi dari semua tempat tersebut saya hanya mendapatkan jawaban "TIDAK ADA/HABIS". Akhirnya Saya tiba di Tokema UIB, baru disitulah saya menemukan materai yang saya cari.
Tanpa buang waktu, saya pun langsung bergegas kembali ke nokia care, kali ini saya gunakan lift (untuk menghemat waktu). Namun ketika pintu lift terbuka, saya mendapati lampu penerangan nokia care sudah dimatikan sebagian, dan hanya terlihat beberapa orang yang sepertinya masih dalam proses. Saya pun bergegas mendekati nokia care, dan setibanya di depan pintu nokia care, saya melihat tulisan TUTUP sudah menggantung, refleks saya melirik jam yang melingkar ditangan saya, disitu waktu menunjukan pukul 20.28 (jam saya itu 8 menit lebih cepat dari BBWI). Karena nomer antrian tadi masih saya pegang, saya pun memberanikan diri untuk masuk dan menanyakan kepada CSO yang ada disitu. Setelah menjelaskan duduk perkaranya, sang CSO pun menyuruh saya untuk menunggu sabentar, dan bergerak ke belakang. Tapi setelah beliau datang, beliau mengatakan "maaf pak, sudah tidak bisa lagi ngambil, kami sudah tutup buku", begitu katanya. Saya pun hanya terbengong, mengingat 45' saya berjalan mencari barang yang mereka minta, dan setelah saya datang membawa barang tersebut mereka dengan santainya mengatakan seperti itu. (nama NOKIA CARE, sepertinya tidak pantas lagi nongkrong di tembok dan di lampu bilboard ruangan tersebut, dalam pikiran saya). Akhirnya, saya pun pulang, dengan tangan yang hampa namun dipenuhi rasa PENYESALAN (sudah membuang waktu percuma).
Saran saya : kalau memang untuk kasus tanda pengambilan yang hilang harus ada FOTOKOPI KTP dan MATERAI 6000, apa sih susahnya nokia care MENYEDIAKAN mesin fotokopian dan juga beberapa lembar materai tempel sebagai stok. Jika memang menyediakan hal seperti itu dirasa kemahalan, atau pemborosan untuk nokia care, bebankan saja biayanya pada pelanggan, tidak sulit bukan?


salam,


-nicholas manurung-

Kamis, 07 Januari 2010

Melangkah




















Hari ini, genap sudah usia manurung menjejaki 29 tahun.. Usia yang sudah bukan remaja lagi, usia yang bisa dibilang terlambat jika masih belum memikirkan untuk tinggal sendiri, usia yang seharusnya sudah mendapat ini dan itu, tapi mungkin inilah jalan hidup yang manurung pilih dan manurung dapat. Diusianya yang seharusnya sudah lepas dari rumah dan berkelana mencari kehidupan, manurung malah masih tinggal dengan orang tua, masih belum menghasilkan apa-apa, masih bergantung sana dan bergantung sini..
Menyesal?! mungkin ada sedikit penyesalan, penyesalan karena tidak pernah bisa memanfaatkan keadaan yang dimiliki, tapi penyesalan tidak bisa terlalu panjang. Sekarang waktunya memperbaharui diri, mengubah semangat hidup, mengubah segala pemikiran-pemikiran yang selalu berujung pada kemalasan. Sekarang saatnya bekerja keras, karena kesempatan itu masih ada, kesempatan itu masih terbentang panjang didepan.
Tinggal bagaimana caranya untuk meraih kesempatan itu..?

Sabtu, 22 Agustus 2009

Mendengar lagi suara itu

Hari ini, Sabtu 22 Agustus 2009 pukul 11.40 p.m adalah sebuah masa yang layak untuk dikenang, bagaimana tidak, setelah hampir 2 tahun tidak ada komunikasi diantara manurung dan dia, akhirnya pada masa tersebut diatas komunikasi pun kembali terjalin. Walau pun awal nya sedikit terbata-bata, pun sedikit grogi, namun tidak lama pembicaraan diantara kita bisa mencair dan mengalir begitu santai. Mulai dengan saling menanyakan kabar masing-masing, komunikasi kami pun menjadi semakin lancar dan mengalun ke arah mengenang kejadian-kejadian yang pernah dilewati bersama. Mungkin selama obrolan kami ada sedikit jeda, yaitu tatkala dia harus menjawab atau mengetikkan balasan komentar dari teman-teman yang memberinya ucapan selamat ulang tahun, namun hal tersebut tidak terlalu menjadi penghalang yang berarti, karena semua jeda yang terjadi masih belum bisa menggetarkan rindu yang sudah lama manurung pendam.
Alhasil, pembicaraan yang mempunyai durasi tidak lebih dari 1 jam 15 menit itu seperti memberikan energi yang baru, semangat yang menggebu, dan rencana-rencana yang bisa digunakan manurung untuk berkarya lebih dihari yang akan datang. Selamat malam, mimpi indah, hari ulang tahunmu sudah kau lewati dengan sejuta kebahagiaan, ku harap.
Sekarang sudah masuk ke tanggal 23 Agustus 2009, manurung juga ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk kakak tercinta, semoga panjang umur, selalu dalam lindunganNya, dan bisa melalui momen terbesar tahun ini dengan lancar dan tidak kurang suatu apapun. Manurung selalu sayang sama kakak..

Sabtu, 18 Juli 2009

Lunturnya TRADISI LAMA dari kampus tercinta



sumber gambar : http://www.mrkadarsah.50megs.com/photo6.html

Hari ini, minggu 19 Juli 2009, pukul 00.47, kembali manurung menekan tuts demi tuts pada kibor komputernya..
Sepuluh tahun sudah waktu berlalu sejak manurung pertama kali menginjakkan kaki di sebuah kampus di jalan ganeca 10, Bandung.. Banyak yang telah berubah dari kampus ini, mungkin ada yang berubah sedikit demi sedikit, namun kebanyakan mengalami perubahan yang sangat cepat dan derastis. Ntah perubahan itu untuk melanjut ke arah yang lebih baik, entah melanjut ke arah yang buruk, mungkin tergantung sudut pandang, namun dari sisi dimana manurung berdiri dan dimana manurung melihat, perubahan itu sepertinya bergerak ke arah yang lebih buruk..
Sebagai contoh yang baru saja dialami manurung hari ini (kemarin mungkin lebih tepat), ketika menghadiri perayaan wisuda (edisi bulan juli), dimana acara tersebut TIDAK BOLEH dihelat di dalam kampus, jadi acara wisuda hmgm (terdiri dari Joe "koplok" Pangaribuan, Prastowo "susu" Harimurty, dan Muti) sendiri diadakan di taman budaya (sebuah taman umum, dekat dago tea house). Miris sekali memang melihatnya, acara yang biasanya heboh, penuh keakraban, penuh moment yang bisa dikenang, dan selalu mengusung tulisan "today is yours", kini bahkan tidak diizinkan untuk diadakan di dalam rumah kita sendiri, padahal dulu kampus lain bahkan sampai menonton acara ini (wisudaan)..

Minggu, 05 Juli 2009

Hari Minggu yang Memuaskan

.Hari ini Senin, 6 Juli 2009, pukul 01.09 kembali Manurung menumpahkan tulisannya yang membawa pengalaman hari minggu tadi kedalam blognya, dibalik kekelaman malam, keheningan sunyi, dan dinginnya udara disekitar..
Hari minggu sudah pasti harinya Manurung untuk pergi beribadah disebuah tempat peribadatan yang memiliki nama HKBP Bandung Barat, sebuah tempat yang selalu dipenuhi kedamaian, gelak tawa, canda, dan kasih. Selesai beribadah kembali kepada kebiasaan untuk mengisi perut yang mulai keroncongan (tiada sempat serapan kalau sudah buru-buru berangkat.red), targetnya pasti penjaja baso yang ada dibelakang, namun karena mengisi choir naposo dan letare terlebih dahulu, tempat yang dituju pun keburu penuh. Lalu terbesit untuk mengambil target lain (sehubungan dengan liburan SD, maka target BPK pun dihapus dari daftar)..
Beruntung salah seorang dari kami berempat (Santy, Rommel, Rani, dan Manurung) memberi ide untuk makan dimsum, kontan aja langsung disetujui, karena makanan itu memang favorit kami (mungkin cuma adik Manurung yang kurang begitu berkenan). Kami pun meluncur ke kediaman Manurung untuk mengisi terlebih dahulu perut keroncongan kami (agar tidak kalap)..
Dirumah, ada yang sibuk dengan upload foto, main nintendo wii, ada juga yang tidur, namun tetap Manurung sempatkan mengisi perut. Lalu kami pun berangkat menuju target tadi, untuk makan dimsum. Rasanya ada yang kurang dengan menu dimsum kali ini, tapi tetap kami habiskan dengan lahap..
Selesai dari situ kami memutuskan untuk pergi nonton, Transformers 2 Revenge of The Fallen, karena film yang ini memang belum kami tonton (sejak tayang di bioskop selalu penuh sesak), kami pun bergegas ke Ciwalk, dan mendapatkan tiket untuk nonton pukul 17.45, sambil menunggu kami pun mencicip sedikit dari beberapa jajanan yang bisa didapatkan disitu, antara lain takoyaki, eskrim rum raisin, poffertjes, dan fruit tea. Setelah semua makanan tandas kami pun keliling hingga waktu hampir menujukan waktunya masuk studio..
Ada banyak yang didapat dari film yang di tonton, persahabatan, ketulusan hati, tapi yang paling Manurung tangkap adalah teladan, dimana kita bisa mengorbankan jiwa dan raga untuk seseorang (atau sesuatu) ketika kita seseorang itu lebih dahulu memberi contoh. Film nya sangat bagus, ada action, ada komedi, ada percintaan, ada peperangan, dan banyak sekali kejadian yang membuat perasaan kita seperti terbawa oleh jalan cerita. Manurung berikan "i like this" kepada Transformers 2..
Selesai nonton, kami pun pulang kerumah masing-masing dengan senyum di bibir dan ngantuk di mata..
Reblog this post [with Zemanta]

Selasa, 16 Juni 2009

Pertama x Blogging



Hari ini, tanggal 17 Juni 2009, tepat pukul 00.01 WIB, pertama kali Manurung menuliskan kata-kata dalam blognya..
Tiada banyak kata yang hendak dituliskan pada kali pertama ini, hanya sekedar mengucap salam saja.. Selamat datang di ruangan "Manurung", semoga apa yang Manurung tuangkan di dalamnya tidak akan menyinggung, menyakiti atau bahkan membunuh perasaan siapapun, melainkan dapat memberikan semangat dan energi yang baru bagi setiap insan pembaca nya. Mudah-mudahan blog dari Manurung ini dapat bermanfaat bagi semua orang, khususnya yang terlibat langsung dengan kehidupan dari Manurung. Salam sapa untuk semua..